Kata-kata yang tidak sebenarnya memang sering kita dapati di dalam puisi. Namun penggunaan di- tidaklah tepat dalam kalimat semisal di matamu kulihat bulan. Mengapa demikian? Agaknya, inilah yang sering kita abaikan dalam menulis puisi. Kesalahan yang sebetulnya kecil akan tetapi secara tidak langsung mengajarkan sesuatu yang ‘tidak benar’ kepada penikmat puisi. Benar, bila kemudian di [...]
Arsip untuk Desember, 2009
DI MATAMU KULIHAT BULAN ATAU PADA MATAMU KULIHAT BULAN?
Diposkan dalam Ruang Bahasa pada Desember 12, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
HUBUNGAN ANTARA BAHASA DAN KOMUNIKASI
Diposkan dalam Catatan pada Desember 12, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Ruben dan Stewerdn menyebut komunikasi adalah proses yang melibatkan individu-individu dalam suatu hubungan kelompok, organisasi, dan masyarakat yang merespon dan menciptakan pesan untuk beradaptasi dengan linkungan satu sama lain. Sedangkan dalam paradigma Laswell menyebutkan bahwa komunikasi itu harus memiliki komunikator, pesan, media, komunikan, efek. Pendapat lain, datang dari Canale yang menyebut komunikasi sebagai pertukaran dan [...]
BELAJAR, PEMBELAJARAN, DAN MENGAJAR (berbagai pendapat dari para ahli)
Diposkan dalam Catatan, Esai pada Desember 12, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Belajar Belajar menurut James O. Whittaker belajar adalah proses di mana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman. (Djamarah, Syaiful Bahri. 1999. Psikologi Belajar. Rineka Cipta: Jakarta) Belajar menurut Cronchbach belajar adalah suatu akrifitas yang ditunjukan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. (Djamarah, Syaiful Bahri. 1999. Psikologi Belajar. Rineka Cipta: Jakarta) [...]
Memupuk Budaya Baca Calon Pemimpin Bangsa
Diposkan dalam Catatan, Esai pada Desember 12, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Ketika saya membaca ketentuan lomba ini yang membahas soal sub tema, saya tergelitik untuk membahas soal budaya baca. Barangkali karena saya teringat dengan acara Bina Bahasa di salah satu televisi yang mendatangkan pembicara seorang penyair kenamaan, Taufiq Ismail. Dalam acara itu, Taufiq mengatakan bahwa hendaknya remaja mengisi waktu luangnya dengan membaca buku. Taufiq memberi contoh [...]
SEJARAH SASTRA HINDIA BELANDA
Diposkan dalam Atap Sastra, Catatan, Esai pada Desember 12, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Sastra Hindia Belanda merupakan rumpun kesusastraan Belanda yang menggunakan bahasa Belanda mengangkat atau membicarakan kehidupan di negeri jajahan Hindia Belanda, ditulis oleh orang-orang Belanda, orang Indo keturunan Belanda dan bangsa eropa lainnya. Dalam bentuknya, bukan hanya imajinasi atau rekaan, tetapi sebagian merupakan catatan perjalanan, buku harian kapten kapal, surat kenangan, esai, uraian pengamatan keadaan tempat, [...]

