Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk April, 2011

Sejak saya bergulat dengan dunia penulisan sekitar empat tahun yang lalu, saya hanya menulis sebagaimana saya tulis karya-karya saya. Namun beberapa tahun terakhir ini saya mulai berpikir tentang bagus tidaknya sebuah cerpen. Pernahkan Anda bertanya demikian? Bagaimanakah sebuah cerpen disebut baik dan bagus? Meskipun, saya sudah banyak membaca teori lewat buku-buku yang ada dan mendengarkan [...]

Untuk mentranslate bahasa

A. Pendahuluan Dewasa ini perkembangan teknologi memang tidak terelakkan. Menembus berbagai aspek kehidupan dengan berbagai sendinya, tidak jarang teknologi berdampak positif dan negatif. Semua bergantung pada pemakai yang memanfaatkan teknologi itu. Termasuk di dalamnya adalah alat komunikasi telefon genggam yang biasa kita sebut hand phone (HP). Adanya telefon gengam itu juga memberi dampak negatif dan [...]

Untuk mentranslate bahasa

UJIAN

Setiap kali saya ujian di kampus, entah mengapa saya selalu terbayang pesantren saya dulu. Hal yang saya sadari bahwa ujian adalah hal yang sangat sakral di pesantren saya. Bayangkan untuk ujian kenaikan kelas saja ada sampai lima pengawas yang berputar-putar dalam kelas dengan mata mendilik semua gerak-gerik yang dianggap mencurigakan. Setiap kali satu alat tulis [...]

Untuk mentranslate bahasa

vakansi 1

1 Apa yang kau asah di hatimu gelisahkah atau sunyi yang kau tikam berkali-kali pada rahim purnama Bila memang gelisah aku ingin menjadi kumbang pertama yang menjilatinya sebagaimana ibu menyapu ruang-ruang kotor di hatiku membakar masa silamku dengan kata-kata yang lebih puisi dari seruling burung pipit di pucuk melati 2 Dan kini kugaduhkan sunyimu lewat [...]

Untuk mentranslate bahasa

HALAMAN KENANGAN DALAM OTAKKU

Elang menggaris mataku, dalam perantauan selalu teringat jemari waktu yang mencakar dadaku. mungkin ini langit yang sama, atau angin yang sama yang menusuk rinduku pada halaman kenangan. bunga-bunga dalam otakku bermekaran, seekor kupu-kupu mengaduk kejantanan. kelak, bila bahasa dalam bibirku mampu merangkum luka hidup, kegalauan hatimu akan kuhirup. Jalan-jalan melilit kakiku, punting ibu masih susu [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.