Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Cerpen’ Kategori

RUH YANG MENUJU LANGIT

Kau tahu bagaimana ruh menuju langit Ra? Lihatlah ke pusat ledakan, dari sana akan lahir ruh-ruh yang terbang menuju langit, menuju surga. Ah, sebentar lagi mungkin kita akan berterbangan seperti mereka… *** Kau sering bertanya Ra, ke mana ayah-ibumu pergi, ke mana kakak-adikmu pergi. Lihatlah ke pusat asap yang mengepul di sana, setelah sebuah pesawat [...]

Untuk mentranslate bahasa

TENTANG CINTA

Bila aku mengenal cinta, maka aku ingat Rara. Bila aku mengenal dosa, pun sama; Rara. Ya, Rara telah mengajariku banyak hal soal cinta. Tentang air mata yang jatuh dari kedua mataku, tentang senyumnya yang selalu mengalirkan rindu. Aku tak mengelak bila citna tak lebih dari pintu dosa. Tapi aku lebih percaya bila cintalah kunci surga. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Mereka yang Menanam Rindu di Hatiku

Air mataku tak henti mengalir, barangkali seperti air yang kini menghempas rerumah menjadi tanah. Deras, deras sekali. Aku menyekanya berkali-kali agar aku dapat melihat dengan jelas. Mencari sosok ibu atau bapak yang barangkali tertimbun di antara tumpukan puing rerumah atau pada lumpur yang kini menebal sampai ke lututku. Tetapi rasanya sia-sia. Aku hanya mendapati lumpur [...]

Untuk mentranslate bahasa

DUNIA SENO, DUNIA SENJA

Saya membaca cerpen Sepotong Senja untuk Pacarku karya Seno Gumira Ajidarma ketika saya masih duduk di kelas tiga Tsanawiyah di pesantren saya. Ketika itu saya membeli buku kumpulan cerpennya dengan judul cerpen tersebut, tepat ketika uang kiriman saya baru saya terima sehingga bisa saya sisihkan. Saat pertama kali saya membacanya, saya begitu terpesona dengan gaya [...]

Untuk mentranslate bahasa

NYIBU

Ketika aku masih sibuk menghitung pendapatan tokoku hari ini, tiba-tiba dua orang berwajah cemas datang mengetuk pintu rumahku. “Kamu harus pulang sekarang Cong!” kata seseorang bersongkok hitam dengan tinggi yang cukup mencolok. Aku terdiam tak menanggapi. “Tolonglah, untuk sekali ini saja,” ujar satunya memelas di sela asap tembakau yang dihisapnya. Aku mengerutkan keningku, kutahu mereka [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.