Puisi

HALAMAN KENANGAN DALAM OTAKKU

Elang menggaris mataku, dalam perantauan selalu teringat jemari waktu yang mencakar dadaku. mungkin ini langit yang sama, atau angin yang sama yang menusuk rinduku pada halaman kenangan. bunga-bunga dalam otakku bermekaran, seekor kupu-kupu mengaduk kejantanan. kelak, bila bahasa dalam bibirku mampu merangkum luka hidup, kegalauan hatimu akan kuhirup.

Jalan-jalan melilit kakiku, punting rindu masih susu di bibirku, ketika duka harus kukecup sendiri pahitnya. lilin-lilin di jantungku telah sembilan belas kutiup dengan nafas purbaku. Tapi kenangan tetaplah kenangan. Di sini rindu, tak tersiram kembali dengan cumbu.

Madura, 22/02/2007

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s