Tak Berkategori

17 TON 400 KILOGRAM BOBOT SASTRA YANG MASUK KE DALAM MULUT SAYA

Ketika saya membaca Mengakar ke Bumi, Menggapai ke Langit jilid 3. Ada hal yang menggelitik tentang catatan Taufik Ismail mengenai bobor sastra yang masuk ke sekolah-sekolah. Demikianlah saya merupakan “korban” dari program majalah sastra Horison tersebut. Sekolah saya, Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan merupakan salah satu sekolah yang beruntung kedatangan sastrawan terkenal dan mendapatkan buku-buku sastra.

Masih ingat betul, ketika itu pembina saya berkata. “Bila kamu membaca semua buku di lemari ini, kamu akan menjadi penulis hebat!” begitu kata Ust. Hamzah sambil menunjuk sebuah lemari yang penuh dengan buku-buku sastra di pojok ruang SSA. Maka dalam kurun waktu yang tak lama, saya sudah melahap buku-buku sastra.

Dan hasilnya? Alhamdulillah, saya merasa menjadi manusia yang beruntung.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s