Atap Sastra

TANTANG WISMA SASTRA

Mengapa saya namakan blog ini wisma sastra. Semula terwujud dari hal konyol yang saya pikirkan. Yaitu, kenapa sesuatu yang berkaitan dengan sastra selalu tampil sebagai hal yang rendahan, sastra seakan termarjinalkan. Saya memakai kata wisma untuk mengubah pandangan itu. Wisma tentu suatu hal yang lebih baik dari rumah, dari kampung, dari sanggar atau hal-hal sejenis. Itulah hal konyol yang waktu itu terpikirkan.

Tetapi ternyata hal konyol itu telah menjadi sebuah impian. Impian di mana suatu tempat dapat digunakan orang-orang untuk mengapresiasikan sastra; membaca, menulis dan menampilkannya. Suatu tempat yang saya sebut wisma sastra. Meski ini terlihat muluk-muluk. Tapi satu hal yang saya inginkan dalam hidup saya adalah mewujudkan impian itu, meski tak seluruhnya.

Saat ini wisma sastra hanya berwujud kamar yang kecil dengan ukuran 2×4 meter. Tempat saya berjam-jam menghabiskan waktu untuk membaca, menulis atau bahkan melamun. Dan suatu impian saya mungkin tempat ini akan meluas menjadi 2000 x 4000 meter.

Iklan

2 thoughts on “TANTANG WISMA SASTRA”

    1. tidak hanya puisi, sastra secara umum. tapi saya juga mencintai sebuah karya yang pernah dibuat. karena saya yakin, apapun bentuknya, karya itu dibuat dengan melalui berbagai proses yang tidak mudah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s