Hikayat

PENGUMUMAN LOMBA MENULIS CERPEN JILFEST 2008

Hasil Penjurian Lomba Menulis Cerpen
Berlatar Jakarta dalam Rangka JILFest 2008

Lomba menulis cerpen berlatar Jakarta dalam rangka Jakarta International Literary Festival (JILFest) 2008 diikuti 382 naskah karya 360 penulis dari berbagai daerah di Indonesia. Dewan Juri yang terdiri dari Hamsad Rangkuti, Kurni Effendi, dan Sunu Wasono, telah menilai naskah-naskah tersebut dengan seksama dari aspek isi, teknik bercerita, dan kesesuaian dengan tema.
Dari hasil penilaian tersebut, Dewan Juri memutuskan para juaranya sbb.

Juara 1: cerpen berjudul Selendang Cokek untuk Ayuni karya Floreance Sahertian (Sidoarjo, Jawa Timur).
Juara 2: cerpen ber judul Pieter Akan Mati Hari Ini karya Denny Prabowo (Depok, Jawa Barat).
Juara 3: cerpen berjudul Pelangi Nusantara karya Sigid Widagdo (Palembang, Sumatera Selatan).
Juara Harapan 1: cerpen berjudul Klinik Putih di Ujung Rel Kota Tua karya Thowaf Zuharon (Pancoran, Jakarta Selatan).
Juara Harapan 2: cerpen berjudul Lelaki Tua di Bangku Taman karya Irine Rahmawati (Kebumen, Jawa Tengah).
Juara Harapan 3: cerpen berjudul Kereta Nyanyian karya Akidah Gauzillah (Cibubur, Jakarta Timur).

Selain keenam juara tersebut di atas, Dewan Juri juga merekomendasikan 24 cerpen pilihan untuk dibukukan bersama karya-karya para juara, sbb.

1. Terima Kasih, Jakarta karya Valentino Dhiyu Asmoro (Sleman, Yogyakarta)
2. Ini Jakarta, Jeng karya Netty Virgiantini (Magetan, Jawa Timur)
3. Jakarta Dalam Kerling Penari Cokek karya Wayan Sunarta (Denpasar)
4. Darah yang Mengucur Perlahan dari Kenangan karya Syarif Hidayatullah (Depok)
5. Paranoia Jakarta karya Dewi Cendika (Cikupa, Tangerang Barat)
6. Onrust karya Khairun Nisa (Depok< Jawa Barat)
7. Meet You First and Mybee Last karya Siti Nuslikhah Kusuma NY (Sleman, Yogyakarta)
8. Henrik van Niemand karya Yusak Liestia Ramagit Setiawan (Surabaya)
9. Rumah Kecil karya Laksmi Amalia (KLaten, Jawa Tengah)
10. Senja di Sunda Kelapa karya Oddi Arma (Medan)
11. Pesan di Langit Jakarta karya Lily Yulianti Farid (Meguro Ku, Meguro Tahyo)
12. Serenada dari Vodroffsvej ke Palmerah karya Zaki Habibi (Yogyakarta)
13. Rumah Singgah Buat Lupita karya Rahbihatun (Kota Baru, Kalimantan Selatan)
14. Menteng Trips karya Sri Kuncoro (Bantul, Yogyakarta)
15. Yang Ditunggu Anwar karya Jenny Ang (Surabaya)
16. Jakarta – Beijing karya Maulana Syamsuri (Medan)
17. Bukan Kisah Romeo dan Yuliet karya Khairunnisa (Pasar Minggu, Jakarta Selatan)
18. Dari Pinggir Jakarta karya Thamrin Sonata (Pemalang)
19. Perlahan Jadi Tiada karya MS Saskia P. Tjokro (Queenstown, Singapura)
20. Koper Merah karya Jenny Ang (Surabaya)
21. Lenong, I Love You karya Aulya Elyasa (Cileduk, Tangerang)
22. Jumadi dan Karpet Merah Istana karya Iimfahmi Ilman (Jember)
23. Darahku Tumpah di Kelenteng karya Hanna Fransisca (Cengkareng, Jakarta Barat)
24. Malam yang Nyaris Sempurna karya Sultan Yohana (Batam, Kepri)

Demikian, keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.

Jakarta, 30 November 2008
Dewan Juri
Kurnia Efendi
Hamsad Rangkuti
Sunu Wasono

sumber: http://www.jilfest.org/news.php?l=0#

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s