Ruang Bahasa

MENGENAL HURUF-HURUF LULUH (Bagian Kedua)

Bagaimana dengan kata menyuci dan menyari? Apakah harus luluh salah satu hurufnya?
Sebelum kita menentukan luluh atau tidaknya, ada baiknya kita mencari kata dua kata yang terbentuk dari proses afiksasi tersebut.
Kata menyuci, awalnya berasal dari kata cuci begitupun dengan menyari, awal berasal dari kata cari. Akan tetapi dalam penggunaannya, “c” pada kata-kata tersebut mengalami peluluhan. Apakah hal ini dibenarkan?
Tentu saja tidak, hanya empat huruf saja yang kita kenal dapat diluluhkan yakni, K, P, T, S. Empat huruf ini bila mengalami prosses afiksasi akan mengalami peluluhan.
Untuk kata menyuci mestinya tetap diucapkan dengan kata mencuci begitupun dengan menyari tetap diucapkan dengan kata mencari.
Agaknya peluluhan pada kata yang memiliki huruf awal C merupakan akibat dari dialek daerah yang meluluhkan kata-kata yang berawalan C tersebut.

Ikutilah terus masalah bahasa dan analisis kesalahan berbahasa di http://www.wismasastra.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s