Ruang Bahasa

MENGENAL HURUF-HURUF LULUH (Bagian Ketiga)

Petinju dan peninju, manakah yang benar?
Sebetulnya dua kata tersebut adalah benar. Tetapi mengapa pada kata petinju, T pada kata tersebut tidak luluh sedangkan pada kata peninju luluh? Apakah tetap dibenarkan?
Ya, tetap benar! karena sebetulnya dua kata tersebut memiliki proses pembentukan yang berbeda dan memiliki makna yang berbeda pula. Cermati proses pembentukan kedua kata tersebut berikut ini:
1.    Tinju – bertinju – petinju
2.    Tinju – meninju –peninju
Untuk contoh nomor satu. Jelas saya pikir pembentukannya mengapa tidak luluh, karena berasal dari kata bertinju yang huruf T dalam kata tersebut terlihat jelas. Sedangkan pada kata peninju diturunkan dari kata meninju yang memang penyebutan konsonan T cendrung hilang.
Sedangkan dinilai dari makna kata tersebut. Untuk petinju memiliki orang yang memang kegiatannya bertinju, merupakan sebuah profesi. Tetapi untuk kata peninju, memiliki makna orang yang tidak biasa meninju. Artinya orang tersebut akan meninju karena suatu sebab. Misal, karena marah.

Ikutilah terus masalah bahasa dan analisis kesalahan berbahasa di http://www.wismasastra.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s