Puisi

SURAT BULAN PEBRUARI

Ada langit gelisah
digaris beburung hujan turun
matamu masih basah
dihantam luka hatimu pun ngungun

Kuterima suratmu
masih sama seperti dulu
ada perawan
yang entah kapan menjadi bulan

Kukenang keningmu
kukenang lautan
:hamparan sajak yang tak terpahamkan

Matahari bangkit
dari rusuknya, kau sulam api
di dalam hati, di dalam hati

Bagiku kau sama saja
tetap perempuanku yang berkerudung rindu
apimu yang bara
tak membuat hatiku jadi abu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s