Puisi

TENTANG DEDAUN

Daun-daun berguguran

bergaun kematian

Ceritaku tak usai kau eja

dan tak melahirkan apa-apa

kecuali air mata

Bila kini kubisu

karena anginlah yang membuat kutahu

betapa kesedihan selalu mengabu

tak pernah pasti

berkawan sepi

Ranting januari

menghempas kita

jadi luka

ketika bahasa

tak lagi bermakna

di kening kita

Kau tetap duduk di tepi

di dadaku yang penuh melati

sesekali merajut puisi

dari kata-kata

yang lahir dari rahim cakrawala

namun sungguh

kau tak lagi duduk di sampingku

itu hanya abu

dari masa lalu

Daun-daun berguguran

bergaun kematian


Iklan

4 thoughts on “TENTANG DEDAUN”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s