Catatan

Menulis Puisi dan Prosa: Suatu Pengajaran Sastra

menulis yang baik adalah menulis diri sendiri, karena kaulah yang lebih tahu tentang dirimu dibanding dengan hal-hal di luar dirimu

Karya sastra bukan hanya menyajikan ruang imajinasi, tetapi juga ruang-ruang lain yang bersifat multi dimensi, baik itu ruang psikologi, sosiologi, spiritual dan lain sebagainya. berbicara sastra, tentu selalu memiliki keterkaitan dengan semua itu, tidak semata sebuah karya khayalan atau fiktif.

oleh karena itu, dalam penciptaan karya sastra, sebelum menuliskan segala sesuatu tentang hidup ini (alam, orang lain, atau lingkungan sekitar), maka tuliskanlah tentang dirimu sendiri sebab dirimu sendiri daerah teritorial yang juga sama dengan karya sastra. karena dimensi seseorang tentu tidak sebatas nama dan fisik (tubuh), tetapi selalu berkaitan dengan posisi yang multi dimensi.

maka ketika berbicara karya sastra, bisa jadi seorang pengarang berbicara tentang dirinya sendiri. oleh karena itu, penting sekali bagi pemula untuk menuliskan dirinya sendiri, seperti asumsi pada umumnya, bahwa orang yang lebih mengetahui dirinya adalah dirinya sendiri. oleh karena itu, menulis tentang diri sendiri itu akan jauh lebih mudah, dibandingkan tentu saja dengan menuliskan hal lain di luar dirinya.

ketika anda menulis diri anda sendiri, yakinlah itu sudah menjadi sebuah tulisan yang bernada sastra. meski tentu saja kadar tentang nilai sastrawi suatu karya sastra harus ditinjau lagi.

kaitannya dengan hal ini, saya ingin menyampaikan pengalaman saya selama satu semester ini mengajar di kampus. ada hal-hal yang sebetulnya mengganjal dalam pikiran saya. pertama, kenapa seorang sulit menulis. kedua, kenapa seorang dapat dengan mudah menulis. kedua pertanyaan ini berputar terus dalam otak saya dan ini tentu menjadi semacam tantangan bagi saya. bagaimana bisa membuat seorang yang sulit menulis menjadi mudah, dan yang mudah menulis menjadi bagus tulisannya.

setelah melakukan pengamatan dengan melontarkan beberapa pertanyaan. barulah ditemukan bahwa, orang yang mudah menulis itu disebabkan kebiasaannya membaca. itu artinya, jika mahasiswa kesulitan menulis, maka ia adalah mahasiswa yang malas membaca.

(Episode 1)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s