Catatan

PURE LOVE

Mungkin istilah ini sering kita dengar, pure love atau cinta suci. Namun kita sendiri bingung untuk menerjemahkan kata ini dalam relita sosial kita. Hal ini mungkin menjadi rumit setelah kita mendengar arti cinta yang diselewengkan. Sex bebas, adalah salah satu penafsiran miring yang kadang-kadang menjadi tolak ukur untuk menakar sejauh mana cinta itu sendiri. Tentu saja hal ini jauh dari apa yang dimaksud dengan pure love. Lantas, apa yang dimaksud dengan pure love?

Bagi seorang muslim, penafsiran cinta tidak berhenti kepada seseorang yang kita kasihi. Cinta juga berarti cinta kita kepada Allah. Cinta inilah yang sebetulnya mengajari kita pada arti pure love itu sendiri.

Sejak awal Allah telah mengajari kita untuk bercinta, bagaimana kita menilai sesuatu untuk kemudian kita cintai. Tauhid memiliki makna agar kita tidak mendua, agar kita selalu percaya pada apa yang kita cintai. Kata-kata indah dalam cinta adalah syahadat yang berarti pengakuan yang maknanya kemudian berubah menjadi janji setelah kita ada di dalamnya.

Cinta kepada Allah adalah cinta yang gaib. Sebab objek yang kita cintai tidaklah berbentuk fisik bahkan kita tidak pernah melihatnya, namun cinta itu terus ada dan tumbuh dalam hati kita. Hal ini juga mengisyaratkan kita bahwa tidaklah cinta diukur dengan keindahan fisik, tidak juga dengan cantik. Cinta merupakan iman, di mana keyakinan dan kepercayaan melahirkan kesetiaan.

Saat cinta telah menjadi iman, segala cobaan akan dilewati dengan kesabaran. Selalu ada kesetiaan dan jauh dari pengkhianatan. Saat seperti inilah kita harus benar-benar bijak dalam menghadapi cinta. Meski kita bukan Tuhan, namun kejujuran, kasih sayang dan segala sifat yang ditiupkan-Nya ke dalam diri kita merupakan bekal kita untuk bisa menjaga cinta. Cinta suci yang didambakan hamba-hamba ilahi.

Mungkin inilah yang sebaiknya dijadikan pertimbangan bagi mereka yang ingin berkeluarga, memilih calon pasangan hidup hendaknya dengan pure love di mana keimanan menjadi dasar dari cinta yang akan dan terus tertanam dalam diri kita. Semoga Allah tetap menunjukan hidayah-Nya kepada kita. Amien..

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s