Catatan

Operasi Katarak Gratis dengan BPJS di RSUD Depok

katarak 23Masalah penglihatan umumnya terjadi pada manula, hal yang sama terjadi kepada Bapak saya. Bapak saya berumur 84 tahun menurut KTP, namun sebetulnya bisa lebih. Sudah beberapa tahun terakhir penglihatannya terganggu, namun pada tahun kemari ia mulai mengeluh bahwa mata sebelah kanannya sudah tidak dapat melihat. Ketika dibawa ke faskes 1 yakni Klinik Tugu, dokter menduga hal tersebut adalah katarak. Oleh karena itu, dokter tersebut menyarankan untuk melakukan operasi katarak. Dengan bekal surat rujukan dokter tersebut langkah pertama untuk operasi katarak dimulai.

Untuk mendaftar di RSUD Depok sebagai faskes lanjut adalah melampirkan hal-hal berikut:

  1. Surat rujukan dokter
  2. Fotokopi KTP
  3. Fotokopi kartu BPJS
  4. Fotokopi akte keluarga

Semua berkas tersebut harus digandakan sehingga nanti diserahkan ke bagian pendaftaran sebanyak 2 rangkap. Selain keempat hal tersebut, Anda harus memberikan kartu pasien jika pasien lama atau formulir pendaftaran jika Anda belum pernah berobat ke RSUD Depok.

Cara Mendaftar

Untuk mendaftarkan pasien di RSUD sebetulnya ada dua cara, pertama dengan SMS Gathway. Cara melakukan pendaftarannya dapat dilihat di sini. Namun cara ini sering gagal dengan tidak dibalas oleh operatonya. Cara kedua yang lebih pasti adalah mengambil nomor antrian pendaftaran. Umumnya para calon pasien datang setelah subuh untuk mengambil artian, mengingat semua poli kadang menerima jumlah pasien yang terbatas, belum lagi dipotong oleh jumlah pasien yang berhasil SMS gathway. Untuk menghindari nomor antrian yang habis, maka perlu dipertimbangkan untuk datang semakin awal.

Jika Anda datang setelah subuh, di meja pintu utama RSUD sudah ada beberapa orang yang mendata untuk setiap poli, sampaikanlah keperluan Anda untuk menuju poli mata, dan Anda akan mendapatkan nomor antrian untuk mendapatkan nomor antrian pendaftaran.

Sekitar pukul 6, semua calon pasien dibariskan sesuai dengan nomor antrian dan kemudian ditunjuk satu persatu untuk mengambil nomor antrian pendaftaran. Pendaftaran dimulai pukul 7.15. itu artinya, Anda harus menunggu sekitar satu jam setelah mendapatkan nomor antrian pendaftaran. Sebaiknya waktu tersebut Anda gunakan untuk sarapan pagi, karena perjalanan berobat masih lama.

Tunggulah di depan meja pendaftaran yang menyediakan kursi yang cukup banyak, namun karena terlalu banyak pasien maka kadang Anda menunggu dalam keadaan berdiri. Agar mempercepat proses pendaftaran, Anda siapkan semua berkas pendaftaran dengan baik agar memudahkan petugas.

Setelah nama dipanggil, Anda mungkin menunggu sekitar 5-10 menit untuk mendapatkan nomor antrian poli. Dengan mendapatkan nomor antrian poli ini Anda dapat menunggu di depan poli masing-masing. Biasanya suster memulai pemeriksaan tensi dan menimbang berat badan pukul 9.  Tak lama berselang memanggil satu persatu pasien.

Kita akan bertemu dengan dr. Lieska. Dokternya sangat ramah, ia akan memeriksa dengan detil dan menanggapi semua keluhan. Jika memang benar-benar mengidap katarak ia akan menanyakan apakah kita bersedia dilakukan tindakan operasi. Jika Ya, ia akan mempersiapkan semua berkas rujukan yang terdiri dari,

  1. Rujukan ke Pemeriksaan Darah
  2. Rujukan ke Radiologi
  3. Rujukan ke Spesialis Penyakit Dalam
  4. Rujukan ke Anestesi (Diberikan esok harinya oleh dokter Spesialis Penyakit Dalam)

Pada hari itu juga Anda dapat menuju laboratorium untuk pemeriksaan darah dan radiologi. Di labolatorium Anda cukup memberikan surat rujukan dokter Lieska dan kartu berobat. Tunggu beberpa menit, pasien akan diambil darah. Setelah itu, Anda ke radiologi. Lakukan hal serupa, berikan surat rujukan dan kartu berobat. Tak lama Anda dipanggil untuk memberikan kertas keterangan yang berisi pasien akan diperiksa di Lab. Radiologi. Serahkan ke loket dua untuk dibilling. Dari sana tertera jumlah biaya yang akan dikeluarkan untuk cek di Radiologi. Anda tak perlu membayar. Cukup memberikan kertas billing tersebut ke Lab. Radiologi. Tak lama pasien diperiksa untuk difoto Rontgent.

Kedua hasil pemeriksaan tersebut dapat diambil pukul 4. Namun saya sarankan sebaiknya diambil esok hari pukul 8. Demikian juga jika Anda diharuskan oleh dokter Lieska menebus obat, berikan resep ke klinik dan ambil esok hari.

Semua proses tersebut kurang lebih selesai pukul 13.00. Sebelum pulang, berikan surat Rujukan Anda ke kantor BPJS untuk diperpanjang, biasanya sampai 7 bulan.

Hari kedua, Anda pergi ke Spesialis Penyakit Dalam. Lakukan antrian yang sama mulai pukul lima. Siapkan berkas yang sama yang telah digandakan. Hanya saja tambahkan dengan rujukan ke Spesialis Penyakit Dalam. Semua di rangkap ganda. Jangan lupa, Anda juga harus mengambil hasil cek darah di labolatorium dan hasil dari Radiologi.

Sebelum ke poli penyakit dalam, suster akan mengecek tensi darah dan berat badan. Setelah itu, menyuruh pasien untuk pemeriksaan EKG. Semua berkas, baik dari labolatorium, radiologi, dan EKG diberikan kepada dokter Spesialis Penyakit Dalam. Jika hasilnya baik, langsung dirujuk ke poli anestesi di hari berikutnya. Apa yang dilakukan hari ini memakan waktu yang kurang lebih sama. Kemungkinan pukul 13.00 selesai.

Dihari ketiga, kita akan menuju poli anestesi. Lakukan antrian pukul lima. Siapkan semua berkas yang sama sebanyak dua rangkap dan tidak lupa melampirkan surat rujukan untuk poli anestesi. Di poli ini kita akan menandatangani pernyataan kesediaan untuk dilakukan tindakan serta akan diperiksa oleh dokter. Jika hasilnya bagus, akan diberikan jadwal oleh poli mata untuk menentukan jadwal operasi. Kita juga akan diberikan sebuah kertas yang menunjukkan waktu operasi kita untuk kemudian kita berikan kepada bagian informasi agar dijadwalkan.

Demikian langkah-langkah untuk melakukan operasi katarak. Semua langkah tersebut jika menggunakan BPJS tidak ada satupun yang dipungut biaya, ya kecuali parkir.

Iklan

2 thoughts on “Operasi Katarak Gratis dengan BPJS di RSUD Depok”

  1. Gan untuk proses nya dari rujukan sampai ke paska Operasi makan waktu brp lama kalo di RSUD Depok?
    soalnya bpk ane ke Rs. Gaplek di ciputat harus nunggu lagi sampe 2 minggu.
    tolong info dan sarannya, saya gimana? karna bpk udah ngeluh sama penglihatan yg makin kabur dan tajam kalo kena cahaya matahari

    1. setelah operasi, tergantung kondisi mata. jika katarak Total seperti mata kanan Bapak saya, sudah sebulan lebih belum juga sembuh. Sementara mata kirinya yang tak parah, dua minggu sudah sembuh. Jadi sangat bergantung keadaan mata. Sebaiknya, cepat-cepat dioperasi agar tak lebih parah. Konsultasikan dengan dokter sebaik-baiknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s