Tentang Syarif Hidayatullah

Syarif Hidayatullah lahir di Bogor, 2 Agustus 1988. Menulis cerpen dan puisi di berbagai media, a.l. Majalah Sastra Horison, Republika, Suara Pembaruan, Seputar Indonesia, Sinar Harapan, Surabaya Post, Lampung Post, Padang Ekspress, Jurnal Bogor, Radar Madura, Sabili, Annida, UMMI, Kuntum, Qalam, Qowiyyul Amien (QA), dan Bulletin El-Dy Ghize. Alumnus Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura ini sedang merampungkan studinya di Universitas Muhammadiyah PROF. DR. HAMKA (UHAMKA) Jakarta, Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia.

Cerpennya Malam Ini Rembulan Tak Datang dinobatkan sebagai cerpen terbaik tingkat internasional antar SMA sederajat dalam lomba cerpen yang diselenggarakan oleh Univeristas Negeri Jakarta (UNJ) dan Forum Lingkar Pena (FLP) dalam Bulan Bahasa di tahun 2005. Setelah itu, cerpen lainnya menjadi finalis lomba cipta cerpen tingkat nasional tentang Hak Asasi Manusia yang dilaksanakan oleh Kedutaan Swiss dan Forum Lingkar Pena (FLP), Desember 2005, finalis lomba menulis cerpen UPT. Pelayanan dan Pengembangan Bahasa Universitas Sebelas Maret Solo 2008, juara I dalam lomba menulis cerpen tingkat nasional yang diselenggarakan oleh perhimpunan Indonesia-Tionghua (INTI) Jakarta 2008, nominator lomba menulis cerpen dalam JILFest (Jakarta Internasional Literary Festival) 2008, dinobatkan sebagai cerpen islami terbaik dalam lomba cerpen bertema Goresan Pena untuk Palestina yang diselenggarakan oleh FSI FISIP Universitas Indonesia, Depok 2010. Terakhir, meraih  juara I dalam lomba menulis cerpen tingkat mahasiswa se-Indonesia yang diselenggarakan oleh STAIN Purwokerto 2010.

Selain itu, puisi-puisinya dinobatkan sebagai juara III dalam lomba menulis puisi Pospeda (Pekan Olahraga Dan Seni Pesantren Daerah) tingkat SMA sederajat se Jawa Timur di Malang tahun 2005, juara II lomba menulis puisi tingkat SMA sederajat se Jawa Timur di Pamekasan 2005, harapan I lomba menulis puisi katagori bahasa Indonesia yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat dalam Lomba Puisi Bahasa Daerah (Sunda, Cirebon, Melayu-Betawi/Indonesia, 2008). Dinobatkan sebagai penyair hijau dan menjadi juara I dalam lomba puisi Green Poetry and Valentine Day 2009 yang diselenggarakan oleh Harian Online Kabar Indonesia (HOKI), meraih juara III dalam lomba menulis puisi tingkat mahasiswa se-Indonesia yang diselenggarakan oleh STAIN Purwokerto 2010 dan  lain sebagainya.

Karya-karyanya yang lain berserakan di berbagai antologi baik cerpen maupun puisi, a.l. Dian Sastro For President End Of Trilogy (On Off, 2005), O. De (Sanggar Sastra Al-Amien, 2005), Mengasah Alif (Sanggar Sastra Al-Amien, 2005), Perempuan Joget Hutan (Sanggar Sastra Al-Amien, 2006), Kumpulan Cerpen Terbaik Lomba Menulis Cerpen 2008 (INTI DKI Jakarta, 2008),  Antologi Puisi Berbahasa Daerah (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat, 2008), antologi puisi sampena pertemuan penyair nusantara ke-3 Kuala Lumpur, Rumpun Kita (PENA, 2009), Bukan Perempuan (Grafindo, 2010), Puisi Menolak Lupa (Obsesi, 2010), Berjalan ke Utara (ASAS, 2010), Orang Gila yang Marah pada Tuhannya (Sanggar Sastra Al-Amien, 2010), Si Murai dan Orang Gila (KPG, 2010), dan Empat Amanat Hujan (KPG, 2010).

Sempat menjadi ketua Sanggar Sastra Al-Amien (2006), redaktur majalah Qalam (2004-2006), dan Pimred majalah QA (Qowiyyul Amien) (2005), kini ia mulai membangun bengkel sastra, wismasastra di kediamannya dan komunitas Van Der Wijk di kampusya. Karya-karya  lainnya dapat ditemukan di blog www.wismasastra.wordpress.com.

44 thoughts on “Tentang Syarif Hidayatullah”

    1. saya tidak akan sampai seperti ini, bila tidak berusaha. intinya berusaha!
      itu terwujud dengan membaca, membaca dan terus membaca… lalu berlatih mengasah kemampuan menulismu…

  1. asalam..
    wah anda sangat hebat sekali…saya ingin belajar banyak tentang sedikit dari anda. dengan penuh dedikasi dari saya, saya harap anda bisa meneteskan stetes embun pagi pda gersangnya peraduan.
    trimakasih
    wasalam

  2. aslm.
    Ya Allah..
    syarif….

    subhanallah…
    bner2 ga nyangka…

    teman sperjuangan di HIMA PBS..

    rif, wktu mta kuliah menulis kreatif non-sastra kan dsruh buat novel..
    nah mau ga baca novel aq?
    itung2 koreksi …
    hheeee

  3. assalamualaikum wr. wb langsung ja ya mas q mau nanya pa sih definisi dari bahasa lisan, bahasa tulis dan bahas isayarat, trima kasih

  4. wow…sampai speechless begitu melihat sederet prestasi yang sudah dicapai. memang menulis itu seiring dengan banyak membaca ya. anyway, salam kenal dan teruslah berkarya. trims udah share cerpen2nya disini. masing2 punya keasyikan tersendiri untuk dibaca 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s